Ia bahkan merasa Israel sudah mencapai sesuatu yang signifikan. "Kami tetap teguh dalam misi ini dan kami telah mengubah wajah Timur Tengah," klaim Netanyahu. Menurutnya, meski pertempuran masih berkecamuk, posisi Israel kini sudah kuat sebagai kekuatan regional yang diperhitungkan.
Di sisi lain, tidak semua orang di dalam negeri sepakat dengan sang pemimpin. Yair Lapid, kepala partai oposisi Yesh Atid, langsung menyoroti pidato Netanyahu itu.
"Netanyahu menyampaikan pidato arogan untuk kesekian kalinya yang mengatakan, 'Saya telah mengubah Timur Tengah'," cibir Lapid, tak menyembunyikan kekesalannya.
Dengan nada sinis, ia menambahkan, "Anda hampir mengubah Timur Tengah; pada akhirnya selalu terbukti bahwa Timur Tengah belum berubah." Kritik itu seperti ingin mengingatkan bahwa situasi sebenarnya mungkin tak semanis yang digambarkan.
Artikel Terkait
YouTube Tutup Kanal DIBIKIN CHANNEL Penyebar Hoaks dan Konten Fitnah
Guru Madrasah di Depok Disebut Miliki Penyimpangan Seksual dan HIV
Bupati Lebak Sebut Status Mantan Napi Wakilnya, Halalbihalal Berakhir Ricuh
Pemerintah NTB Minta Masyarakat Tenang, Pastikan Stok BBM Aman dan Harga Belum Naik