Namun begitu, awan mendung masih mengintip di depan. Direktur Utama IMPC, Haryanto Tjiptodihardjo, mengakui bahwa tantangan ke depan bakal lebih berat.
Meski situasinya diprediksi bakal sulit, nyatanya perusahaan ini nggak mau menyerah. Mereka justru bersikukuh mempertahankan target yang sudah dicanangkan untuk tahun 2026. Ambisinya tetap tinggi: mendulang pendapatan sekitar Rp5,1 triliun dan mengejar laba bersih di atas angka Rp700 miliar.
Untuk jangka pendek, di kuartal pertama tahun 2026 ini, IMPC menargetkan pendapatan berada di kisaran Rp1,1 hingga Rp1,2 triliun. Sebuah langkah awal yang optimis sebelum menghadapi turbulensi ekonomi yang diperkirakan bakal terjadi sepanjang tahun.
Artikel Terkait
Turki Akhiri Puasa 24 Tahun, Lolos ke Piala Dunia 2026
Hakim Federal Hentikan Sementara Proyek Ballroom Mewah Trump di Gedung Putih
Bandara Ngurah Rai Layani 1,14 Juta Penumpang Saat Posko Lebaran 2026
Indonesia Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat Usai Tiga Pasukan Perdamaiannya Gugur di Lebanon