Di sisi lain, persaingan di regional Asia Tenggara tetap ketat. Jarak dengan dua rival utama masih terasa jauh. Thailand, misalnya, dengan 1243,27 poin, duduk nyaman di peringkat 96 dunia.
Lalu ada Vietnam di belakangnya. Mereka mengumpulkan 1216,00 poin dan menduduki peringkat 103.
Jadi, meski jadi runner-up di turnamen itu, tugas John Herdman jelas belum selesai. Pelatih asal Kanada itu dituntut untuk meraih hasil terbaik di pertandingan-pertandingan internasional mendatang. Tujuannya satu: mendongkrak posisi Indonesia di papan atas.
Konsistensi adalah kunci. Tanpa itu, mustahil bisa menembus 100 besar dunia dan mengejar ketertinggalan dari Thailand dan Vietnam. Perjalanan masih panjang.
Artikel Terkait
Baznas: Zakat Ramadan 2024 Capai Rp480 Miliar, Hampir Sentuh Target
FIFA Apresiasi Profesionalitas Indonesia sebagai Tuan Rumah FIFA Series 2026
Israel Perluas Operasi ke Lebanon Selatan, Serang Fasilitas Nuklir Iran
Bupati Lebak Bantah Sindir Wabup, Amir Hamzah: Itu Penghinaan Pribadi