Seorang prajurit TNI gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon. Ia menjadi korban serangan yang terjadi di wilayah selatan negara itu, Minggu lalu. Menurut laporan, insiden ini terkait dengan eskalasi tembak-menembak antara Israel dan kelompok Hizbullah.
Markas UNIFIL di dekat Adchit Al Qusayr menjadi lokasi kejadian. Selain satu prajurit yang gugur, tiga anggota TNI lainnya juga mengalami luka-luka. Situasi di lapangan memang sedang memanas.
Prajurit yang gugur itu bernama Praka Farizal Rhomadhon. Dia berasal dari Yonif 113/Jaya Sakti, Brigade Infanteri 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda di Aceh. Saat insiden terjadi, Farizal sedang bertugas sebagai bagian dari Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL.
Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Narsullah membenarkan kabar duka ini pada Senin (30/3).
Farizal yang menjabat Taban Provost, meninggalkan istri dan seorang anak yang masih kecil, baru berusia 2 tahun. Saat ini, jasadnya disemayamkan di East Sector Headquarters UNIFIL. Proses pemulangan ke Indonesia sedang diurus dengan bantuan KBRI Beirut.
Artikel Terkait
Dua Tersangka Penggelapan Dana Gereja Rp 28 Miliar Diamankan di Bandara Kualanamu
Timnas Indonesia Takluk di Final FIFA Series, Herdman: Ini Baru Pondasi
Wanita Pengendara Motor Tewas dalam Tabrakan dengan Pikap di Jalan Raya Iwul Bogor
Komisi III DPR Gelar Rapat Lanjutan, Desak Polisi Ungkap Kasus Penyekan Andrie Yunus