Dan ini belum selesai. Pihak pengelola memastikan, begitu operasional di Pulau Poto berjalan penuh, rekrutmen akan terus melonjak.
“Target kita adalah merekrut ribuan tenaga kerja lokal tambahan. Ini bukan sekadar janji, tapi komitmen untuk memajukan ekonomi Kepri dan memberikan penghidupan yang layak bagi warga tempatan,”
tambahnya.
Di sisi lain, geliat pembangunan ini diharapkan bisa merangsang sektor lain. UMKM dan jasa transportasi laut, misalnya. Harapannya, masyarakat tidak mudah terprovokasi isu tanpa dasar. Iklim investasi yang sehat, menurut mereka, kunci untuk masa depan daerah yang lebih baik.
Penulis: M. Ramadan | Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
KPK Apresiasi Presiden dan Wapres Patuh Lapor Kekayaan, Legislatif Tertinggal
Kebakaran Landa Gudang Elpiji SPBE Cimuning di Bekasi, 9 Unit Damkar Dikerahkan
Laporan Ungkap Potensi Agribisnis sebagai Motor Ekonomi Indonesia Menuju 2045
Pemkot Tangerang Raih Dua Penghargaan dan Dana Rp6 Miliar untuk Program Bangga Kencana