Parang Berkelebat di Lorong Mamajang, Seorang Pria Terluka Berat
Suasana di Jalan Harimau, Mamajang, Makassar, berubah mencekam. Aksi kekerasan melibatkan dua tetangga berujung pada luka parah. Pelakunya, Adrin (45), kini sudah diamankan polisi setelah sebelumnya kabur.
Rekaman CCTV yang beredar luas memperlihatkan adegan yang sungguh mengerikan. Dengan parang di tangan, seorang pria terlihat mengejar korban masuk ke sebuah lorong. Tak lama, tebasan pun terjadi. Video singkat itu langsung viral, memantik kecemasan warga.
Korbannya sendiri mengalami luka tebas cukup serius di bagian kaki dan tangannya. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif.
Menurut penjelasan Panit Opsnal Polsek Mamajang, Ipda Nasrun, akar masalahnya sepele tapi berujung panjang. Semuanya berawal dari sebuah tuduhan.
"Yang diamankan ini kasus penganiayaan berat," ujar Nasrun.
"Kronologinya, pelaku lagi duduk-duduk minum di samping minimarket. Lalu korban lewat dari lorong. Nah, di situ pelaku langsung menuduh korban mencuri barang miliknya."
Tentu saja, korban tak terima dengan tuduhan itu. Rasanya, harga dirinya diinjak-injak. Emosi pun memuncak, cekcok verbal tak terhindarkan. Merasa dirugikan, korban memilih pulang sebentar. Bukan untuk menenangkan diri, melainkan mengambil parang. Dia kembali ke lokasi dengan niat menantang si penuduh.
"Pelaku tidak menerima tantangan itu," lanjut Nasrun.
Alih-alih mundur, Adrin malah mengambil parang dari bengkel tempatnya biasa bekerja. Saat itulah situasi berbalik. Korban yang awalnya membawa parang justru lari ketakutan. Aksi kejar-kejaran pun dimulai di lorong yang sama. Beberapa kali tebasan Adrin meleset.
Namun nasib berkata lain. Korban terjatuh. Dalam posisi tak berdaya itulah, parang milik Adrin akhirnya menemui sasarannya. Tebasan mendarat di kaki dan tangan korban.
Setelah melakukan penyelidikan lebih dari seminggu, pelaku akhirnya berhasil dicokok. Operasi gabungan Opsnal Polsek Mamajang dan Bantis Subden Gegana Satbrimob Polda Sulsel berhasil menangkap Adrin di kawasan Rappocini, Makassar, pada Senin malam. Penangkapan ini mengakhiri pelariannya yang sempat membuatnya menjadi buron.
"Yang diamankan satu orang atas nama Adrin ini," pungkas Ipda Nasrun.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Pasutri Pemilik Wedding Organizer di Jakarta Timur, Istri Ternyata Residivis Penipuan Serupa
Kemenhag Rilis Jadwal Operasional Haji 1448 H/2027, Persiapan Dimulai Pertengahan 2026
Ibas Sampaikan Duka Mendalam SBY di Pemakaman Jenderal Ryamizard Ryacudu
Polisi Bongkar Penipuan Wedding Organizer di Jakarta Timur, Pasutri Jadi Tersangka