Mendekati awal April 2026, umat Kristiani bersiap menyambut hari raya Paskah atau Kebangkitan Yesus Kristus. Tak heran, banyak orang mulai penasaran dan mencari tahu soal tanggal merah serta kemungkinan cuti bersama di periode itu.
Nah, untuk urusan libur nasional, pemerintah memang sudah mengeluarkan keputusan resminya. Lewat Surat Keputusan Bersama tiga menteri, jadwal libur dan cuti bersama sepanjang 2026 telah dipetakan. Lalu, bagaimana dengan Paskah tahun itu?
Paskah 2026 Tanpa Cuti Bersama
Jawabannya, tidak ada cuti bersama untuk Paskah 2026. Ketetapan ini tercantum dalam SKB 3 Menteri bernomor 1497, 2, dan 5 tahun 2025. Jadi, meski Minggu, 5 April 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional untuk merayakan Kebangkitan Yesus Kristus, tak ada hari cuti tambahan yang menyertainya. Pemerintah hanya menetapkannya sebagai libur nasional biasa, sebagai acuan bagi dunia kerja dan pelayanan publik.
Memang agak berbeda dari beberapa tahun sebelumnya. Namun begitu, keputusan ini sudah final.
Tapi, Masih Ada Peluang Libur Panjang
Meski cuti bersama tak ada, jangan dulu kecewa. Masyarakat ternyata masih bisa menikmati liburan yang cukup panjang di sekitar pekan Paskah. Kok bisa? Soalnya, ada dua hari libur nasional yang posisinya berdekatan dengan akhir pekan.
Ini rincian jadwalnya di awal April 2026:
- Jumat, 3 April 2026: Wafat Yesus Kristus (libur nasional)
- Sabtu, 4 April 2026: Akhir pekan
- Minggu, 5 April 2026: Kebangkitan Yesus Kristus (libur nasional)
Lihat polanya? Tiga hari berturut-turut Jumat sampai Minggu bisa jadi momen long weekend yang cukup menggiurkan. Libur Jumat karena Wafat Yesus Kristus, lalu langsung menyambung ke libur Minggu untuk Paskah, dengan Sabtu sebagai penyambung alami.
Jadi, kesimpulannya, meski tak ada cuti bersama resmi, Anda tetap bisa merencanakan waktu istirahat atau jalan-jalan pendek di tanggal 3 hingga 5 April 2026. Jadwalnya sudah jelas, tinggal menyesuaikan rencana saja.
Artikel Terkait
Polisi Ajukan Red Notice ke Interpol untuk Buru Otak Pengiriman Pekerja Migran Ilegal ke Kamboja
Ratusan Wali Santri Jemput Anak dari Ponpes Pedang Ati usai Kasus Pencabulan Pimpinan Terbongkar
Ombudsman Dorong Santir dan Pesantren Laporkan Maladministrasi Tanpa Ragu
Polisi Segera Tetapkan Tersangka Perusakan Lapas Narkotika Bolangi Gowa