Kerusakan yang ditimbulkan ternyata tidak main-main. Satu rumah mengalami kerugian material yang cukup besar.
"Untuk kerugian, ada dua rumah. Yang satu kerusakannya sekitar Rp 50 juta, cukup lumayan. Atap dan beberapa tembok penyekat rumahnya rusak. Yang satunya lagi mengalami kerusakan pada teras, sekitar Rp 1 juta," paparnya lebih rinci.
Dugaan sementara, balon udara yang dimaksud diterbangkan dari jarak sekitar 100 meter dari lokasi rumah korban. Setyanto menambahkan bahwa pihaknya masih mendalami kasus ini.
Pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk para pemilik rumah yang jadi korban, masih terus berlangsung untuk menyelidiki asal-usul balon udara liar tersebut.
Artikel Terkait
Jens Raven Gantikan Mauro Zijlstra yang Cedera untuk Final FIFA Series 2026
Nenek Penjual Sosis di Maros Jadi Korban Pencurian Berani di Siang Bolong
Pakar UGM: PP TUNAS Perlu Diimbangi Literasi Digital untuk Cegah Kecanduan Anak
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Dimakamkan dengan Penghormatan Militer di Kalibata