Kalau sudah begitu, target penghematan BBM yang dicanangkan pemerintah bisa-bisa meleset jauh. Itu salah satu poin kekhawatirannya.
Di sisi lain, Romy juga menyoroti soal efektivitas kerja. Ia berpendapat, kerja jarak jauh seringkali kurang optimal. Interaksi yang minim di ruang fisik, menurut pengamatannya, bisa mengurangi dinamika kolaborasi dalam tim. Kerja jadi terasa kaku, kurang greget.
Maka itu, usulannya adalah menempatkan hari WFH di pertengahan minggu. Misalnya, Rabu. Dengan begitu, ritme kerja tidak terputus oleh "libur terselubung" dan tujuan kebijakan bisa lebih tercapai.
Pembahasan ini tampaknya masih akan panjang. Pemerintah diharapkan bisa mempertimbangkan berbagai masukan, termasuk efek samping yang tidak diinginkan.
Artikel Terkait
Turki Satu Langkah Lagi ke Piala Dunia Usai Kalahkan Rumania
Panglima TNI Anugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit Juara MHQ Internasional
Bonus Demografi Belum Optimal, Tenaga Pemasar Asuransi Jadi Alternatif Wirausaha
Pengamat: Sistem MLFF Bisa Hilangkan Antrean Tol Akibat Saldo E-Toll Kosong