Sampai berita ini diturunkan, kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu masih bungkam. Gedung Putih pun belum memberikan tanggapan resmi.
Padahal, baru pada Selasa (24/3) lalu, Trump sendiri berbicara soal kemungkinan kesepakatan dengan Iran. Dia mengklaim ada kemajuan dalam negosiasi untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung empat pekan ini. AS, katanya, bahkan berhasil memenangkan beberapa konsesi penting dari Iran.
Di sisi lain, peran Pakistan dalam drama ini cukup mencolok. Islamabad bukan cuma jadi kurir, tapi juga menawarkan diri menjadi tuan rumah jika negosiasi antara Washington dan Teheran benar-benar terjadi. Sebuah langkah diplomatik yang menarik, mengingat kompleksnya peta politik di Timur Tengah.
Jadi, bagaimana kelanjutannya? Proposal 15 poin itu kini ada di tangan Iran. Apakah ini jadi pintu keluar dari konflik, atau sekadar manuver politik sesaat? Waktu yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Dua Pemuda Ditemukan Tewas di Atap Masjid Brebes Setelah Seminggu Hilang
Panglima TNI Pimpin Serah Terima dan Pelantikan Puluhan Pejabat Strategis
Pria Ditemukan Meninggal dan Terkubur di Lahan Kosong Cikeas Setelah Dilaporkan Hilang
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026, Dean James Dicoret dari Skuad