Di sisi lain, Wakasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, memberikan penjelasan lebih rinci soal respons timnya. Ia menyebut penanganan dilakukan cepat sejak laporan pertama masuk.
"Korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis dalam kondisi sadar," ujar Andria.
Ia melanjutkan, personelnya sudah bergerak mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Situasi kini diklaim sudah kembali terkendali. Yang tak kalah penting, Andria menekankan komitmen mereka dalam proses hukum.
Perlindungan terhadap hak dan privasi korban jadi prioritas. Mereka memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional, tanpa ada yang dilewatkan. Investigasi masih terus berlanjut untuk mengungkap identitas dan motif si pelaku yang masih misterius ini.
Artikel Terkait
Dua Pria Hilang Usai Mencebur ke Sungai Martapura Usai Bertengkar
Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Korban Tewas Kecelakaan Turun 30 Persen
Anak 10 Tahun Penderita Epilepsi Kejang di Pantai Anyer, Tim Medis Polisi Sigap Beri Pertolongan
Panglima TNI Ambil Alih Langsung BAIS Usai Dugaan Keterlibatan Personel dalam Kasus Kontras