Contoh Rundown Acara Halalbihalal untuk Keluarga, Kantor, hingga Lingkungan RT

- Rabu, 25 Maret 2026 | 20:55 WIB
Contoh Rundown Acara Halalbihalal untuk Keluarga, Kantor, hingga Lingkungan RT

Ada juga pola yang lebih fokus pada sisi spiritual: Pembukaan, pembacaan ayat suci, sambutan, tausiyah, doa, lalu sesi halalbihalal, dan ditutup. Intinya, sesi bermaafan harus jadi pusat perhatian.

Acara di Kantor atau Perusahaan

Di dunia kerja, halalbihalal punya nuansa berbeda. Selain untuk silaturahmi, acara ini juga momentum memperkuat tim. Rundownnya sering menggabungkan unsur formal dan informal.

Contohnya, setelah pembukaan dan pembacaan ayat suci, pimpinan perusahaan memberikan sambutan. Kemudian, tausiyah singkat dan doa bersama. Barulah masuk ke sesi inti: saling berjabat tangan dan meminta maaf antar karyawan dan atasan.

Di sisi lain, beberapa perusahaan menambahkan hiburan atau games ringan setelah makan siang bersama. Ini efektif untuk mencairkan hierarki yang kaku. Ada juga yang menyelipkan presentasi singkat tentang kinerja perusahaan, sebagai bentuk apresiasi dan penyampaian informasi.

Untuk Lingkungan RT atau Komplek Perumahan

Acara warga biasanya paling meriah dan melibatkan banyak orang. Rundown-nya perlu jelas agar tidak terlalu lama. Umumnya, Ketua RT atau RW yang membuka acara setelah pembacaan ayat suci.

Sambutan dari ketua panitia biasanya menyusul. Lalu, kultum atau ceramah agama dari ustadz setempat. Nah, puncaknya adalah salam-salaman dan bermaafan antar warga. Suasananya selalu ramai dan penuh keakraban.

Makan bersama dengan hidangan prasmanan atau nasi kotak menjadi penanda kehangatan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kebaikan seluruh warga. Model seperti ini terbukti efektif memperkuat ikatan bertetangga.

Jadi, itulah beberapa ide susunan acara. Yang terpenting bukanlah kerapian rundown-nya, melainkan keikhlasan saat saling memaafkan. Selamat mencoba dan semoga silaturahmi kita selalu terjaga.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar