BANDUNG – Angka yang tercatat pada Senin, 23 Maret 2026 itu benar-benar luar biasa. Kereta Api Siliwangi, layanan lokal di Jawa Barat, dipadati penumpang hingga mencapai okupansi 201 persen. Menurut PT KAI Daop 2 Bandung, ini merupakan rekor tertinggi yang mereka catat sejauh ini.
Bagaimana bisa melebihi 100%? Tentu saja karena kereta itu dipenuhi hingga ke pelosok gerbong, melebihi kapasitas normal yang ditetapkan. Fenomena ini terjadi di puncak periode Angkutan Lebaran 2026, yang berlangsung sejak 11 hingga 24 Maret.
Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, melihat tingginya angka ini sebagai bukti nyata. Menurutnya, KA Siliwangi telah menjadi solusi mobilitas yang benar-benar terjangkau dan efektif, terutama bagi warga Jawa Barat yang hendak mudik atau balik kampung.
“KA Siliwangi hadir sebagai alternatif transportasi yang ekonomis dan efisien,” ujarnya.
“Dengan tarif yang sangat terjangkau, masyarakat tetap dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, bebas macet, dan tepat waktu.”
Tarifnya memang membuat banyak orang melirik. Cuma Rp5.000 sekali jalan, baik dari Cipatat ke Sukabumi maupun sebaliknya. Tak heran jika pada hari puncak itu, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Cianjur mencapai 2.563 orang. Sementara dari Stasiun Cipatat, ada 1.949 orang yang berangkat.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan Pegadaian Naik Tipis pada Kamis Pagi
Dewa United Kembali Berlatih dengan Energi Baru Usai Libur Panjang
Presiden Prabowo Perintahkan Optimalisasi SDA dan Hilirisasi untuk Kepentingan Negara
Kapospam Tugu Yogyakarta Meninggal Diduga Kelelahan Saat Operasi Ketupat