Namun begitu, upaya ini bukan kerja Tagana sendirian. Dedi mencatat, ada banyak pihak yang bahu-membahu.
“Para pendamping, SDM PKH, dan pilar sosial lainnya juga turut membantu. Dukungan juga datang dari TNI dan Polri,” katanya.
Kebakaran hebat di Desa Kalimango, Kecamatan Alas itu memang memilukan. Data terakhir, 31 rumah hangus dan 129 jiwa harus merasakan dampaknya.
Di sisi lain, bantuan resmi juga mulai mengalir. Kementerian Sosial, melalui gudang dinas setempat, telah menyalurkan bantuan tahap pertama. Isinya beragam, mulai dari 17 lembar kasur, puluhan paket makanan siap saji dan makanan anak, terpal, hingga paket sandang untuk dewasa dan anak-anak. Sebuah langkah awal untuk memulihkan yang terdampak.
Artikel Terkait
AS Pertimbangkan Ketua Parlemen Iran Ghalibaf Sebagai Mitra Potensial
Menteri dan Seskab Pantau Arus Balik Lebaran, Puncak Kedua Diprediksi Akhir Maret
Paus Serukan Gencatan Senjata dan Dialog untuk Akhiri Konflik di Timur Tengah
Jasa Marga Imbau Disiplin Pengendara di Jalur One Way dan Contraflow Arus Balik