Presiden Iran Tegaskan Jamin Keamanan Kapal di Selat Hormuz, Kecuali Milik AS dan Israel

- Selasa, 24 Maret 2026 | 11:00 WIB
Presiden Iran Tegaskan Jamin Keamanan Kapal di Selat Hormuz, Kecuali Milik AS dan Israel

Iran pun tak tinggal diam. Mereka melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel dan target militer AS di kawasan Timur Tengah.

Eskalasi ketegangan inilah yang kemudian memicu blokade de facto di Selat Hormuz. Padahal, selat ini adalah jalur vital bagi pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global. Gangguan ini, tentu saja, langsung berimbas pada ekspor dan produksi minyak di kawasan.

Sebelumnya, pada hari Minggu, perwakilan tetap Iran untuk Organisasi Maritim Internasional (IMO) Ali Mousavi sudah memberikan sinyal serupa. Ia menegaskan bahwa semua kapal kecuali kapal “musuh” bisa melintas asalkan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak Iran.

Jadi, pesannya jelas: lintasan tetap terbuka, tetapi dengan syarat tertentu. Situasi di perairan sempit itu kini bergantung pada koordinasi dan identitas bendera kapal yang melintas.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar