Suasana di Kebun Raya Bogor pada H 2 Lebaran terasa jauh lebih ramai dari biasanya. Ternyata, angka pengunjungnya melonjak signifikan mencapai lebih dari 40% dibandingkan hari yang sama tahun lalu. Kenaikan ini cukup mencolok dan jadi angin segar bagi pengelola.
Afandika Akbar Utama, Senior Manager Operasional PT Mitra Natura Raya, membenarkan hal itu.
"Pantauan kami jumlah pengunjung Kebun Raya Bogor mengalami peningkatan lebih dari 40% dibandingkan dengan tahun lalu," ujarnya, Senin (23/3/2026).
Dia pun optimis. Dengan rata-rata 10 ribu pengunjung per hari, target 100 ribu orang selama libur Lebaran tampaknya bakal tercapai. "Semoga tren ini terus sampai akhir libur lebaran," harap Afandika.
Lalu, apa yang menarik minat banyak orang? Rupanya, pihak kebun raya punya program spesial bertajuk 'Poelang Kampoeng'. Ide dasarnya sederhana: menghadirkan nuansa hangat kampung halaman bagi mereka yang rindu tradisi Lebaran, terutama yang tahun ini tak bisa mudik.
"Melihat kebutuhan akan ruang perayaan tersebut, Kebun Raya Bogor hadir sebagai alternatif," jelas Afandika.
Menurutnya, segala aktivitas di sana dirancang agar pengunjung bisa berkumpul dan merayakan momen bersama keluarga dekat. Tanpa perlu perjalanan jauh.
"Melalui tradisi, kebersamaan, dan aktivitas khas Lebaran, Kebun Raya dihadirkan sebagai ruang perayaan yang menghidupkan suasana pulang kampung," tambahnya.
Program yang berlangsung dari 21 hingga 29 Maret 2026 di Taman Reindwart ini tak sekadar seru-seruan belaka. Tujuannya juga untuk mendongkrak kunjungan pasca-Lebaran dan tentu saja, meningkatkan kualitas waktu berkunjung.
'Poelang Kampoeng' sendiri terbagi dalam beberapa zona. Ada Kampung Rasa yang menawarkan kuliner UMKM lokal, Kampung Budaya, Kampung Kumpul, dan Kampung Bermain. Semuanya dikemas untuk menciptakan pengalaman yang hangat dan relevan bagi setiap pengunjung.
Artikel Terkait
Ade Armando Mundur dari PSI di Tengah Gelombang Protes dan Laporan Polisi Terkait Dugaan Pemotongan Ceramah Jusuf Kalla
Garuda Indonesia Gandeng Top 1, Anggota GarudaMiles Kini Bisa Kumpulkan Poin dari Servis Kendaraan
Polisi Tangkap Pelaku Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Kemenag Evaluasi Sistem Pencegahan di Pesantren
Harga Emas Bergerak Mixed di Tengah Ketidakpastian Diplomasi AS-Iran dan Penguatan Dolar