Dengan penambahan itu, total kapasitas yang bisa ditampung mencapai 5.500 mobil dan sekitar 20 ribu motor. Beberapa lapangan terbuka pun disulap sementara jadi tempat parkir tambahan. Pengaturan lalu lintas di dalam kawasan juga diperketat. Pengunjung diarahkan masuk lewat pintu utara dan barat, sementara untuk keluar difokuskan melalui pintu timur dan selatan. Cukup ribet memang, tapi mau gimana lagi.
Di tengah segala kepadatan itu, Ragunan tetap jadi magnet utama. Daya tariknya nggak pernah pudar. Beberapa kandang satwa seperti gorila, gajah, dan jerapah selalu jadi pusat keramaian. Pengunjung berdesakan ingin melihat atau sekadar berfoto.
Di balik suasana liburan yang seru ini, pengelola tetap mengingatkan pengunjung untuk waspada. Jaga kesehatan, perhatikan anggota keluarga terutama anak kecil, lansia, dan penyandang disabilitas. Jangan sampai hal-hal yang nggak diinginkan terjadi di tengah kerumunan yang begitu padat. Liburan memang asyik, tapi keselamatan tetap yang utama.
Artikel Terkait
BRI Buka KUR Rp20 Juta dengan Bunga 6%, Ini Syarat dan Cara Ajuan
Remaja Tewas Terseret Ombak Saat Berenang di Pantai Garut
China Peringatkan Ancaman Militer AS di Timur Tengah Bisa Picu Situasi Tak Terkendali
Kunjungan Kebun Raya Bogor Melonjak 40% Usai Gagas Konsep Poelang Kampoeng