Suasana di Kebun Raya Bogor pada H 2 Lebaran tahun ini terasa jauh lebih ramai. Ternyata, angka pengunjungnya melonjak signifikan sekitar 40% lebih tinggi dibandingkan hari yang sama di tahun sebelumnya. Lonjakan ini tentu jadi angin segar bagi pengelola.
Afandika Akbar Utama, Senior Manajer Operasional PT Mitra Natura Raya, membenarkan hal itu. Pantauan di lapangan, katanya, memang menunjukkan peningkatan yang melebihi 40%.
"Semoga tren ini terus sampai dengan akhir libur Lebaran. Kami menargetkan 100 ribu pengunjung dengan target 10 ribu pengunjung per hari,"
Dengan rata-rata harian yang mencapai 10 ribu orang, target seratus ribu pengunjung selama masa liburan tampaknya dalam jangkauan. Optimisme itu terasa di udara.
Nah, peningkatan ini mungkin tak lepas dari program spesial yang digelar. Tahun ini, Kebun Raya Bogor punya konsep bertajuk 'Poelang Kampoeng'. Ide dasarnya sederhana: menghadirkan nuansa hangat kampung halaman bagi mereka yang rindu tradisi dan kebersamaan keluarga saat Lebaran, terutama yang tahun ini tak bisa mudik.
Afandika menjelaskan, program ini lahir dari kebutuhan akan ruang perayaan yang dekat dan nyaman.
"Melalui tradisi, kebersamaan, dan aktivitas khas Lebaran, Kebun Raya dihadirkan sebagai ruang perayaan yang menghidupkan suasana pulang kampung dalam bentuk pengalaman yang hangat, inklusif, dan relevan bagi pengunjung,"
Intinya, semua dirancang agar pengunjung bisa berkumpul dan merayakan momen spesial bersama orang terdekat, tanpa perlu menempuh perjalanan jauh.
Kegiatan yang berlangsung dari 21 hingga 29 Maret 2026 di Taman Reindwart ini juga diharapkan bisa mempertahankan kunjungan pasca-Lebaran. Mereka membagi area aktivasi menjadi empat zona: Kampung Rasa, Kampung Budaya, Kampung Kumpul, dan Kampung Bermain. Di Kampung Rasa, misalnya, pengunjung bisa menjajal kuliner khas dari para pelaku UMKM lokal.
Jadi, selain sekadar destinasi wisata hijau, Kebun Raya Bogor berusaha menjadi tuan rumah yang merangkul kerinduan akan suasana Lebaran yang autentik. Sejauh ini, respons pengunjung terlihat sangat positif.
Artikel Terkait
Ade Armando Mundur dari PSI di Tengah Gelombang Protes dan Laporan Polisi Terkait Dugaan Pemotongan Ceramah Jusuf Kalla
Garuda Indonesia Gandeng Top 1, Anggota GarudaMiles Kini Bisa Kumpulkan Poin dari Servis Kendaraan
Polisi Tangkap Pelaku Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Kemenag Evaluasi Sistem Pencegahan di Pesantren
Harga Emas Bergerak Mixed di Tengah Ketidakpastian Diplomasi AS-Iran dan Penguatan Dolar