Jember punya rencana baru. Bupati setempat, Muhammad Fawait, mengaku sedang menyiapkan skema kerja dari rumah atau WFH bagi para ASN. Ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, langkah ini penting sebagai bentuk efisiensi energi dan anggaran di lingkungan pemerintah kabupaten.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Senin, Fawait menjelaskan pemicunya. "Kondisi geopolitik di Timur Tengah lagi tidak stabil," katanya. Imbasnya, harga minyak dunia fluktuatif dan memberi tekanan besar pada beban subsidi BBM pemerintah pusat. Karena itulah, seruan presiden untuk berhemat harus dijawab dengan aksi nyata di daerah.
"Kami bagian dari NKRI, harus peka. Kalau konsumsi energi nggak dikendalikan, beban subsidi negara bisa makin bengkak," tutur Fawait.
Ia menegaskan, kebijakan ini murni untuk menjaga stabilitas subsidi, bukan karena ada kelangkaan BBM di Jember. "Ketersediaan energi untuk masyarakat masih aman, kami jamin itu," ucapnya.
Artikel Terkait
Prabowo Unggah Momen Keluarga Intim di Ulang Tahun Putra Semata Wayang
Empat Pelajar Nyaris Tewas Terseret Arus di Pantai Parangtritis, Polres Bantul Beri Imbauan Keras
Netanyahu Ancam Kejar Pimpinan dan Aset Iran Setelah Serangan di Arad
Kebakaran Warteg di Citeureup Diduga Akibat Korsleting Listrik