Eric menambahkan, kemacetan makin menjadi karena arus balik sudah mulai bergerak. Kendaraan dari arah timur seperti Garut dan Tasikmalaya yang menuju Bandung turut menyumbang kepadatan yang signifikan.
Namun begitu, Eric belum berani memastikan apakah angka hari ini bisa melampaui puncak arus mudik H-2 Lebaran lalu, yang mencapai 150 ribu kendaraan lebih dalam sehari.
Di sisi lain, pihak Dishub mengimbau keras kepada para pemudik dan pelancong. Cuaca ekstrem di wilayah Nagreg yang terkenal berbahaya dengan kontur jalan berbukit, tanjakan, dan turunan curam harus diwaspadai betul. Imbauannya jelas: hindari menggunakan sepeda motor dan manfaatkan saja fasilitas mudik gratis yang disediakan. Keselamatan harus jadi prioritas utama di tengah kemacetan yang seperti tak berujung ini.
Artikel Terkait
Israel Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Lebanon Selatan, Presiden Aoun Peringatkan Ancaman Invasi
Buka Tutup Akses MBZ Diterapkan Lagi Atasi Kemacetan Mudik
Arus Mudik Lebaran Belum Reda, 197 Ribu Kendaraan Masih Tinggalkan Jabotabek di Hari H
Polisi Prediksi Dua Gelombang Puncak Arus Balik Libur Panjang