"Yakni genting pecah dan plafon kamar jebol akibat daya ledak dari petasan yang jatuh di atas bangunan," ucapnya melanjutkan.
Setelah mendapat laporan, polisi langsung bergerak. Mereka melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan sementara, balon udara itu diduga berasal dari wilayah timur lokasi kejadian. Terbang tanpa kendali, ia akhirnya terbawa angin hingga ke pemukiman padat itu.
Kristiyastuti menegaskan sikap tegas kepolisian. "Kepolisian akan menindak tegas aktivitas penerbangan balon udara liar yang disertai bahan peledak karena membahayakan keselamatan masyarakat," tegasnya.
Kini, rumah Darto tampak porak-poranda di bagian atap. Warga setempat pun masih was-was, khawatir kejadian serupa terulang lagi di kemudian hari.
Artikel Terkait
Ragunan Ramai Libur Lebaran, Puncak Pengunjung Diprediksi Capai 100 Ribu Besok
Ragunan Dipadati Pengunjung, Puncak Keramaian Diprediksi Besok
KPK Jelaskan Alasan Penahanan Rumah untuk Gus Yaqut
Banjir Ciracas Belum Surut, Warga Bersihkan Rumah di Hari Kedua Lebaran