Sabtu sore (21/3), suasana di Istana Merdeka terasa berbeda. Baru saja usai merayakan Idul Fitri 1447 H bersama masyarakat, Presiden Prabowo Subianto memilih untuk membuka pintu istana. Bukan untuk acara resmi, melainkan untuk silaturahim.
Yang datang pertama adalah tamu istimewa: Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono, beserta keluarga. Kunjungan SBY ini tentu menarik perhatian. Mereka diterima langsung oleh Prabowo di dalam istana, sebuah pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Tak berhenti di situ. Usai menerima keluarga Yudhoyono, giliran para pejabat Kabinet Merah Putih dan sejumlah tokoh bangsa yang datang bersilaturahim. Istana yang biasanya megah dan berjarak, sore itu justru ramai oleh obrolan dan jabat tangan. Suasana santai tapi penuh rasa hormat terasa jelas.
Menurut sejumlah saksi, acara berlangsung lancar dan penuh kehangatan. Prabowo tampak menyambut setiap tamu dengan terbuka. Agenda ini seolah menjadi kelanjutan alami dari semangat Idul Fitri, mengedepankan kebersamaan dan menjalin komunikasi di antara para pemimpin bangsa.
Dengan demikian, hari pertama Presiden kembali ke ibu kota setelah Lebaran diisi dengan kegiatan yang sarat makna. Bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah pembukaan dialog yang dilakukan dengan cara yang manusiawi.
Artikel Terkait
AC Milan Kembali ke Posisi Dua Usai Menang Sengit 3-2 atas Torino
Puan Maharani Sinyalkan Pertemuan Lanjutan PDIP dengan Presiden Prabowo
Auxerre Tumbangkan Brest 3-0 Meski Bermain 10 Orang Sejak Menit Keenam
Diaspora Indonesia di China Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh Saat Lebaran