Sabtu siang (21/3/2026) di Istana Merdeka, suasana riuh rendah. Warga dari berbagai kalangan memadati halaman tengah untuk menghadiri gelar griya atau open house. Lalu, sekitar pukul tiga sore, kehadiran mereka menyita perhatian.
Presiden Prabowo Subianto muncul, ditemani putranya, Didit Hediprasetyo. Mereka tiba-tiba menyapa dari tengah kerumunan. Banyak yang terkejut, bahkan ada yang lupa sejenak dengan makanan di tangannya.
Keduanya lalu berkeliling. Mereka menyalami warga satu per satu. Antusiasme langsung meluap. Orang-orang berdesakan, berebut kesempatan untuk sekadar bersalaman atau sekilas berbincang. Prabowo tampak meladeni hampir semua permintaan, mulai dari swafoto hingga mendengarkan keluhan yang disampaikan langsung oleh beberapa warga.
Tak cuma di dalam area utama. Prabowo dan Didit juga mendatangi mereka yang masih mengantre di luar. Sorak-sorai pun pecah.
"Hidup Prabowo!"
teriak seorang dari kerumunan, disambut riuh yang lain.
Dalam aktivitasnya, Presiden tampak didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Namun begitu, fokus utamanya tetap pada warga yang datang.
Setelah cukup lama berbaur, Prabowo kemudian berpamitan dan kembali ke dalam Istana. Acara open house sendiri masih berlanjut hingga pukul enam sore.
Menariknya, keragaman pengunjung hari itu sangat terasa. Dari orang tua, penyandang disabilitas, pengemudi ojek online, sampai anak-anak kecil, semua datang. Mereka tampak menikmati momen langka bisa bertemu langsung dengan presiden di rumahnya sendiri, dalam suasana yang cukup cair dan penuh kehangatan.
Artikel Terkait
Korlantas Pilih Jalur Dialog dan Pelatihan, Bukan Sekadar Tilang, untuk Tekan Kecelakaan Angkutan Umum
Indonesia dan Jepang Sama-Sama Raih Kemenangan di Laga Perdana Grup B Piala Asia U17
Dudung Bantah Punya Masalah Pribadi dengan Habib Rizieq dan Menolak Tudingan di Balik Pidato Prabowo
Kapal Nelayan Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Kalianda, Satu ABK Hilang