Jakarta diguncang kabar dari Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini mengumumkan langkah tegas: pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga akan dibatasi. Langkah ini diambil untuk menjaga APBN agar tetap sehat, terutama di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang masih panas dan penuh ketidakpastian.
"Saya akan batasi anggaran baru, jangan diajukan lagi," tegas Purbaya kepada para wartawan.
Pernyataannya itu disampaikan di kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Sabtu (21 Maret 2026) lalu. Ia tampak serius. Rupanya, pembatasan ini berjalan beriringan dengan kebijakan efisiensi belanja yang sedang digodok. Awalnya, setiap K/L diminta memangkas anggarannya sebesar 10 persen. Tapi, tampaknya prosesnya tak semudah itu.
Purbaya mengaku masih menghitung ulang besaran potongan yang tepat. "Kami lagi hitung, semua kementerian. Tadinya kami usulkan mereka mengajukan (efisiensi) 10 persen. Tapi, kalau saya tawarkan ke mereka, mereka bukan potong tapi nambah terus," ujarnya dengan nada sedikit frustrasi.
"Ya sudah, saya bilang, saya yang potong, nanti mereka sesuaikan. Persenannya lagi kami diskusikan," tambahnya.
Artikel Terkait
Fasilitas Nuklir Natanz Diserang di Hari Idulfitri, Iran Tuding AS dan Israel
Netflix Siapkan Rekomendasi Film untuk Temani Lebaran 2026
BTS Telkomsel Baru di Sitinjau Lauik Diresmikan, Perkuat Sinyal di Jalur Rawan
Pemerintah Tetapkan Libur Lebaran 2026 dari 20 hingga 24 Maret, Disusul Opsi WFA