Usai menunaikan Salat Idulfitri di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul memberikan penjelasan terkait kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Senin lalu itu, ia menegaskan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengencangkan ikat pinggang belanja negara sama sekali tidak akan mengganggu bantuan sosial dan kebutuhan dasar masyarakat.
Intinya, efisiensi itu bakal diterapkan pada hal-hal yang bisa ditunda. “Yang menyangkut kepentingan rakyat, pasti tidak akan ada efisiensi,” tegas Gus Ipul. Menurutnya, yang akan disisir adalah pos-pos belanja yang sifatnya kurang mendesak atau sekadar seremoni belaka.
“Efisiensi itu pada dasarnya untuk hal-hal yang masih bisa ditunda. Tetapi yang menyangkut kepentingan rakyat, pasti tidak akan ada efisiensi. Yang akan disisir adalah mana yang bisa ditunda, mana yang prioritas, mana yang sifatnya hanya seremoni,”
ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterbitkan Sabtu lalu.
Di sisi lain, Gus Ipul menjelaskan bahwa arahan presiden sangat jelas: anggaran harus tepat sasaran. Situasi global yang masih fluktuatif menuntut kebijakan fiskal yang lebih hati-hati dan efektif. Karena itu, evaluasi akan difokuskan pada pengeluaran-pengeluaran yang tidak urgent.
Namun begitu, ia memastikan satu hal. Pemerintah tetap menempatkan kebutuhan rakyat sebagai prioritas utama. Program perlindungan sosial justru akan dirawat, bahkan ditingkatkan jika diperlukan. Bantuan untuk kelompok rentan tidak akan dikurangi.
“Yang menjadi kebutuhan rakyat, seperti bantuan sosial dan lain sebagainya, tidak akan ada efisiensi. Malah justru jika dibutuhkan, Presiden akan menambah,”
kata Gus Ipul dengan nada meyakinkan.
Baginya, bansos bukan sekadar program. Itu instrumen vital negara untuk menjaga daya tahan masyarakat, terutama warga yang paling membutuhkan. Kebijakan pemerintah, tegasnya, tetap berporos pada kepentingan rakyat dan keberlanjutan program-program yang benar-benar menyentuh hidup orang banyak.
Artikel Terkait
Ratusan Pelajar Jawa Barat Belajar Sistem Pemerintahan dan Bertemu Presiden Prabowo di Program Istana untuk Anak Sekolah
Trump Konfirmasi Hancurkan Tujuh Kapal Iran di Selat Hormuz, Klaim Tak Langgar Gencatan Senjata
Saka Bawa Arsenal Balikkan Agregat atas Atletico Madrid di Babak Pertama
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Surabaya, Rabu 6 Mei 2026: Subuh Pukul 04.14 WIB, Magrib 17.24 WIB