Di sisi lain, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham punya pesan serupa. Ia mengingatkan semua untuk menjaga persatuan yang sudah terbangun.
Tak lupa, ia menyampaikan ucapan selamat.
Salat Id pagi itu sendiri dipimpin oleh Imam asal Yaman, Syekh Abdul Aziz Al-Areqi, yang suaranya menghanyutkan. Sementara khutbah dibawakan oleh Rektor UIN Alauddin, Hamdan Juhannis. Dalam pesannya, ia mengajak jemaah untuk merefleksikan nilai-nilai Ramadan dan membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis.
Hadir juga sejumlah tokoh seperti pendiri Bosowa Group H. M. Aksa Mahmud, Ketua DPRD Sutratman, serta jajaran Forkopimda. Dua mantan wali kota, Ilham Arief Sirajuddin dan Mohammad Ramdhan Pomanto, turut hadir berbaur.
Suasana religius yang hangat itu akhirnya berakhir. Namun, harapannya tetap menyala. Momentum Idulfitri di Karebosi diharapkan bisa jadi awal baru untuk harmoni dan kebersamaan, menuju Makassar yang tak hanya maju, tapi juga berkeadaban.
Artikel Terkait
Polisi Amankan Salat Id dan Arus Penumpang di Klapanunggal Bogor
Peneliti Indonesia Perkenalkan Definisi Baru Tanah dan Ilmu Tanah di Jurnal Internasional
Prabowo Gelar Open House, Sambut Hangat Jokowi dan SBY di Istana Merdeka
McCartney Ungkap Rekonsiliasi dengan Lennon Lewat Obrolan Sehari-hari