Di sisi lain, Mu’ti juga menyoroti pentingnya memanfaatkan waktu pagi. Saat otak masih segar, itulah momen terbaik untuk menyerap informasi atau sekadar merencanakan hari. Ia mengingatkan, keseimbangan hidup atau well-being seringkali dimulai dari hal-hal sederhana seperti ini.
Namun begitu, membangun kebiasaan positif bukan perkara mudah. Lingkungan punya peran krusial. Mu’ti menilai, memiliki teman-teman yang saling mendukung akan membuat pelajar lebih mudah menjaga konsistensi.
Intinya, jangan remehkan hal-hal kecil. Kebiasaan yang tampak sepele, kalau dibiasakan, lama-lama jadi fondasi yang kuat. Dengan begitu, pelajar diharapkan bisa tumbuh jadi generasi yang tidak hanya sehat dan produktif, tapi juga punya karakter tangguh untuk masa depan.
Artikel Terkait
SBY dan Keluarga Bersilaturahmi dengan Prabowo di Istana Usai Lebaran
Lalu Lintas Lembang Macet Total Akibat Padatnya Pemudik dan Wisatawan Lebaran 2026
Istri Bawa Ketupat ke Rutan KPK, Noel Balas Beri Jatah Makanan untuk Keluarga
Presiden Prabowo Berbaur dengan Warga di Open House Istana Merdeka