Sabtu pagi, suasana di Aceh Tamiang terasa berbeda. Di tengah proses pemulihan pasca-banjir, Presiden Prabowo Subianto memilih menjalankan salat Idul Fitri 1447 H di sana. Langkah ini langsung menarik perhatian.
Menurut Ketua MPR RI Ahmad Muzani, kehadiran Presiden di Aceh bukan tanpa alasan. Ini adalah wujud solidaritas nyata.
"Hari ini Presiden salat Id di Aceh. Itu bentuk solidaritas yang ditunjukkan oleh Presiden kepada saudara-saudara kita di Sumatera yang pada bulan November terkena musibah," jelas Muzani.
Dia berbicara usai menunaikan salat Id sendiri di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Muzani menekankan, perhatian pemerintah terhadap bencana itu luar biasa besar. Pilihan lokasi salat Presiden, baginya, sekaligus mencerminkan tekad untuk membangun kembali wilayah yang porak-poranda. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi memang masih berjalan. Tapi semangatnya jelas.
Artikel Terkait
Kemacetan Panjang Landa Tol Jagorawi, Volume Kendaraan Meningkat Jadi Pemicu
Jakarta Lenggang, Perjalanan Depok-Jakarta Hanya 20 Menit Saat Gelombang Mudik
Presiden Prabowo Gelar Open House di Istana, Menteri Dilarang Wajibkan Halalbihalal
Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Jaga Keamanan dan Arus Mudik Lebaran