Suasana sudah ramai sejak subuh di sekitar Masjid Istiqlal. Jemaah salat Idul Fitri mulai berdatangan, banyak yang datang bersama keluarga lengkap. Mereka tampak antusias menyambut hari kemenangan.
Pantauan di lokasi pada Sabtu pagi, sekitar pukul enam kurang sedikit, kemacetan terlihat di sepanjang jalur menuju gerbang Al-Malik. Arus kendaraan merambat pelan hingga ke depan Gereja Katedral. Di tengah kerumunan itu, anggota kepolisian tampak sibuk mengatur lalu lintas agar tetap lancar.
Nuansa putih mendominasi. Kebanyakan jemaah memilih mengenakan baju berwarna terang, menambah kesan khidmat pagi itu. Keamanan pun diperketat. Paspampres sudah berada di posisinya, berjaga di setiap pintu masuk.
Mereka memeriksa barang bawaan para jemaah satu per satu. Tak ada yang lolos dari pemeriksaan. Setiap orang juga wajib melalui pintu pendeteksi logam sebelum akhirnya bisa masuk ke dalam area masjid.
Tak hanya di dalam, halaman Gereja Katedral di seberangnya juga mulai penuh. Ratusan motor diparkir rapi oleh jemaah yang memilih roda dua. Pagi ini, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga dijadwalkan akan menunaikan salat Id di Istiqlal.
Salat Id sendiri rencananya baru dimulai pukul tujuh pagi. Menurut informasi, yang akan bertindak sebagai khatib adalah Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Noorhadi Hasan. Tema yang diangkat tentang menyemai kebaikan dan keberkahan di hari raya.
Untuk urutan petugasnya, Ahmad Husni Ismail akan memimpin sebagai imam. Sementara Ahmad Rofiuddin Mahfudz ditunjuk sebagai Badal Imam.
Lalu, posisi Bilal I dan II masing-masing diisi oleh Ustaz Harmoko dan Ustaz Ahmad Achwani. Mereka semua sudah bersiap untuk memimpin rangkaian ibadah nanti.
Artikel Terkait
Pemerintah Perpanjang Masa Pertanggungan Asuransi Haji Hingga Februari 2026, Ini Syarat Klaim bagi Ahli Waris
Korlantas Polri Pasang ETLE di Perlintasan Kereta Api, Fokus pada Edukasi dan Pencegahan Kecelakaan
Regulasi Daycare Masih Tersebar dan Belum Komprehensif, Pengawasan Minim Tingkatkan Risiko Pelanggaran Hak Anak
BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Petir di Sebagian Besar Wilayah Indonesia pada 5–11 Mei 2026