Intinya, Ugarte butuh sistem yang tepat. Sebuah klub yang mengandalkan penguasaan lini tengah dan membutuhkan destroyer tangguh seperti dirinya. Tanpa itu, karirnya bisa stagnan.
Poyet menutup komentarnya dengan nada prihatin sekaligus berharap. "Ini akan jadi musim panas yang penting bagi Ugarte dan saya harap ia membuat keputusan yang bagus untuk ia dan keluarganya," pungkasnya.
Keputusan ada di tangan Ugarte. Bertahan dan berjuang keras, atau mencari angin segar di klub baru. Musim panas nanti akan menjawabnya.
(KAH)
Artikel Terkait
Sopir Bus Relakan Lebaran Demi Antar Pemudik Pulang Kampung
Gubernur Jambi Kunjungi Pasien dan Bagikan Tali Asih di RSUD Saat Malam Idul Fitri
Istana Kepresidenan Jakarta Buka Griya Lebaran, Kapasitas 5.000 Pengunjung
Pemimpin Tertinggi Iran Klaim AS dan Israel Alami Kekalahan di Pesan Nowruz