Suara gemuruh mengisi udara malam di Bundaran HI. Bukan deru kendaraan, melainkan tabuhan khas dari seribu bedug yang menggelar konser kolosal menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah. Acara yang digelar Pemprov DKI ini memang jadi salah satu puncak perayaan lebaran di ibukota, menarik ribuan pasang mata.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir di tengah keriuhan. Dalam sambutannya, Jumat (20/3/2026) malam itu, ia menekankan bahwa acara ini jauh lebih dari sekadar tontonan.
"Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk merayakan gema takbir yang aman dan nyaman," ujar Pramono.
Ia melihatnya sebagai cerminan semangat kebersamaan warga Jakarta yang masih kuat, meski hidup di kota metropolitan.
Menurut penjelasannya, seribu bedug itu bukan datang dari satu tempat. Mereka dikumpulkan dari 261 kelurahan se-Jakarta, bahkan ada yang dari Banten dan Sumatera Barat. Jadi, ada nuansa kebinekaan dalam setiap pukulannya. Selain dentuman bedug, suasana makin meriah dengan pawai obor yang diikuti sekitar lima ribu orang dan parade mobil hias yang penuh warna.
Dan tentu saja, ada daya tarik lain: pertunjukan air mancur 'Jakarta Rhythm of the Fountain'. Cahaya dan air menari-nari, menambah magisnya malam takbiran bagi keluarga yang memadati kawasan itu.
Artikel Terkait
Seskab Teddy Ikuti Takbiran dan Cicipi Mi Rebus UMKM Bersama Gubernur Medan
Gelombang Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Surut 35% pada H-2 Lebaran
Polisi Bagikan Bibit Pohon sebagai THR Ekologis Saat Lebaran di Dumai Timur
Bitcoin Koreksi 7-8% Usai Sinyal Hawkish The Fed dari Rilis FOMC