Pelaku diketahui berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Motif di balik aksi keji ini pun masih jadi misteri yang digali penyidik. Yusri berjanji, pengusutan akan dilakukan sepenuh hati dan transparan.
"Puspom TNI akan bekerja secara profesional. Nanti akan kami sampaikan tahapannya, mulai penyidikan, pemberkasan, sampai penyerahan ke Otmil untuk proses persidangan," jelasnya.
Ia menambahkan, "Percayalah, kami akan bertindak profesional dan transparan."
Peristiwa menyedihkan itu terjadi Kamis (12/3) malam lalu, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Andrie Yunus mengalami luka serius akibat siraman air keras dan hingga kini masih harus berjuang di rumah sakit. Kondisinya memprihatinkan.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka