Manchester: Etihad Stadium mereda. Sorak-sorai justru datang dari segelintir pendukung tamu, merayakan kemenangan dramatis Real Madrid atas Manchester City dengan skor 2-1, Rabu dini hari tadi. Kartu merah untuk kapten mereka, Bernardo Silva, di babak pertama jelas jadi titik balik yang mahal.
Padahal, City memulai pertandingan dengan semangat membara. Tertinggal agregat tiga gol dari leg pertama, mereka langsung menekan. Rayan Cherki nyaris bikin gempar di menit ke-4, sayang tembakannya masih bisa diatasi Thibaut Courtois.
Madrid tak tinggal diam. Vinicius Junior membalas ancaman lewat tendangan keras yang malah menghantam tiang gawang Gianluigi Donnarumma. Kejadian berlangsung cepat. Bola muntah, masih dikuasai pemain Madrid, lalu dikirim kembali ke Vinicius yang sudah dalam posisi bebas.
Ia melepaskan tendangan. Bola itu dihalau Bernardo Silva. Stadion bersorak, lega.
Tapi suasana berubah drastis. Wasit Clement Turpin mendapat panggilan untuk meninjau ulang insiden itu lewat VAR. Beberapa detik yang menegangkan kemudian, ia menunjuk titik putih. Kartu merah langsung diacungkan untuk Silva, karena bola menyentuh tangannya. Penalti untuk Madrid.
Vinicius, dengan tenang, menjalankan tugasnya. Donnarumma menebak ke arah yang benar, tapi bola melesat lebih kencang. 0-1 untuk Los Blancos, dan agregat semakin jauh: 0-4.
Namun begitu, City belum menyerah. Mereka bermain dengan satu orang kurang, tapi jiwa juangnya tetap menyala. Penghiburan akhirnya datang menjelang turun minum. Jeremi Doku, yang gesit di sisi kiri, melepaskan umpan datar yang memicu kehebohan di kotak penalti Madrid. Erling Haaland, sang predator, ada di tempat yang tepat. Gol! 1-1, dan setidaknya kehormatan terselamatkan untuk sementara.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran Capai 1,1 Juta Kendaraan Keluar Jakarta, One Way Diterapkan
Polsek di Bogor Buka Layanan Gratis Titip Kendaraan Selama Mudik
Maxwell Minta Maaf Usai Gagal Penalti, Persija Cuma Raih Satu Poin Lawan Dewa United
Libur Panjang Nyepi-Lebaran, KRL Jalur Rangkasbitung Sepi Penumpang