Lalu lintas di ruas Tol Trans Jawa mulai berubah sejak Selasa sore kemarin. Tepatnya pukul tiga sore tanggal 17 Maret, skema one way resmi diberlakukan. Ini upaya gabungan antara Kepolisian dan PT Jasa Marga untuk mengawal arus mudik Lebaran 2026. Wilayahnya membentang cukup jauh, dari KM 70 sampai KM 236.
Dampaknya langsung terasa. Pantauan di lapangan menunjukkan, arus kendaraan dari arah Cikampek menuju Gerbang Tol Cikampek Utama alias Cikatama terpantau ramai tapi tetap lancar. Padahal, biasanya di titik ini sudah mulai mengular antrean. Tampaknya, kebijakan ini cukup efektif untuk mencegah penumpukan kendaraan yang hendak melanjutkan perjalanan ke arah Palimanan.
Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary PT Jasa Marga, membenarkan adanya lonjakan yang luar biasa. Menurutnya, volume kendaraan yang melintasi GT Cikatama melonjak drastis.
"Dari H-10 ya sampai dengan tanggal 16 Maret itu sudah sebanyak 290.000 kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama. Kalau dari kondisi lalu lintas normal, untuk shift satu tadi sudah sampai dengan 201 persen," ujar Ria.
Angka itu jelas bukan kenaikan biasa-biasa saja. Bisa dibilang meroket.
Artikel Terkait
Drama Turbulent Love Tayang 16 Maret 2026, Usung Kisah Polisi Penyamar dan Pewaris Mafia
Arus Mudik Lebaran 2026: 1,1 Juta Kendaraan Sudah Keluar dari Jakarta
Antrean Kendaraan Tembus 13.000 Unit, Puncak Arus Mudik Landa Pelabuhan Merak
Sporting CP Balikkan Kekalahan 0-3, Lolos Dramatis ke Perempat Final Liga Champions