Kelompok bersenjata Kataib Hizbollah kembali mengeluarkan pernyataan keras. Kali ini, mereka menuntut semua tentara asing untuk segera angkat kaki dari Irak. Kelompok milisi yang didukung Iran ini punya pengaruh yang tak bisa dipandang sebelah mata di negara tersebut.
Peringatan itu disampaikan langsung oleh kepala keamanan mereka yang baru, Abou Moujahed al-Assaf. Menurutnya, akar masalah ketidakstabilan di Irak saat ini jelas sekali.
"Ketidakstabilan Irak disebabkan oleh kehadiran Amerika yang jahat, dan keamanan tidak akan tercapai sampai tentara asing terakhir meninggalkan wilayah Irak,"
Begitu bunyi pernyataannya yang dilansir AFP, Rabu (18/3/2026).
Sebenarnya, ini bukan kali pertama mereka bersuara lantang. Washington sendiri sudah mencap mereka sebagai "organisasi teroris". Mereka bagian dari gerakan payung bernama Perlawanan Islam di Irak, yang sejak dulu konsisten menyerukan penarikan pasukan AS.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026: 1,1 Juta Kendaraan Sudah Keluar dari Jakarta
Antrean Kendaraan Tembus 13.000 Unit, Puncak Arus Mudik Landa Pelabuhan Merak
Sporting CP Balikkan Kekalahan 0-3, Lolos Dramatis ke Perempat Final Liga Champions
Menhub Prediksi Puncak Mudik Roda Dua di Pelabuhan Ciwandan 18-19 Maret