"Inilah obsesi tersangka melakukan tindak pidana kekerasan seksual," tegasnya.
Tak berhenti di pembunuhan, SA juga merampas barang-barang milik korban. Handphone dan sebuah cincin diambilnya. Awalnya, pelaku berniat menjual barang-barang itu untuk menghapus jejak. Tapi rencana itu tak kesampaian.
"Dengan niat awal ingin menghilangkan jejak dan barang bukti," kata Calvijn mengenai aksi pencurian tersebut.
Kasus ini tentu meninggalkan duka yang mendalam. Sebuah nyawa melayang hanya karena penolakan dan obsesi yang menyimpang.
Artikel Terkait
Sekutu AS Tolak Rencana Armada Perang di Selat Hormuz, Trump Kecewa
Polri Terapkan Contraflow dan Siapkan One Way Nasional Antisipasi Lonjakan Mudik di Tol Trans Jawa
Wali Kota Makassar Tegaskan Takbiran Diperbolehkan, Konvoi dan Petasan Dilarang
TNI Tunggu Instruksi Presiden Prabowo untuk Pengiriman Pasukan ke Gaza