Jakarta Menjelang musim mudik, perhatian pada kendaraan biasanya terpusat pada mesin atau AC. Tapi ada satu hal krusial yang sering luput: ban. PT Bridgestone Tire Indonesia mengungkap, masih banyak kesalahan persepsi di masyarakat soal perawatan ban. Padahal, pemahaman yang keliru ini bisa berakibat serius, lho. Risiko kecelakaan meningkat, terutama dalam perjalanan jarak jauh dengan kondisi jalan yang tak bisa ditebak.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menegaskan hal ini.
Mitos Seputar Ban yang Masih Sering Dipercaya
Nah, Bridgestone mengidentifikasi beberapa mitos yang ternyata justru berbahaya. Mari kita kupas satu per satu.
Tekanan Angin Saat Hujan
Banyak yang percaya, menurunkan tekanan angin bisa bikin daya cengkeram di jalan basah lebih baik. Faktanya? Ini salah besar. Malah risiko kerusakan ban meningkat dan traksi justru berkurang.
Soal Kapasitas Beban
Ini juga kerap diabaikan. Batas indeks beban (load index) itu ada bukan tanpa alasan. Membawa muatan berlebih bisa memicu panas berlebih pada ban. Ujung-ujungnya, ban bisa pecah di jalan.
Ban Baru Tak Perlu Dicek
Pikir ban baru pasti aman? Belum tentu. Ban baru tetap wajib diperiksa tekanan anginnya, perlu balancing, dan harus sesuai dengan kondisi jalan yang akan kamu lalui.
Artikel Terkait
Jepang Lepas Cadangan Minyak Nasional 80 Juta Barel Antisipasi Gejolak Harga
Titiek Soeharto Desak Pemulihan Tesso Nilo sebagai Habitat Gajah, Soroti Relokasi yang Manusiawi
Kapolres Tangerang Kota Inspeksi Pos Pengamanan Jelang Operasi Ketupat Jaya 2026
BI Resmikan QRIS untuk Turis Jepang, China dan Korea Selatan Menyusul