Sebanyak 110 jembatan baru kini berdiri di berbagai penjuru Riau. Proyek ambisius ini digarap Polda setempat, bertujuan membuka konektivitas bagi warga di Bumi Lancang Kuning yang selama ini terkendala akses. Menariknya, pembangunannya tak bergantung pada anggaran negara, melainkan mengandalkan dana CSR perusahaan dan kontribusi dari Yayasan 1011 Putra Peduli.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad. "Pembangunan jembatan ini murni hasil gotong royong. Ada peran besar Yayasan 1011 Putra Peduli dan program tanggung jawab sosial dari sejumlah perusahaan," ujarnya, Selasa lalu.
Dari angka tersebut, 27 jembatan di antaranya sudah seratus persen selesai. Nah, sisanya sekitar 83 unit masih dalam tahap pengerjaan. Beberapa baru groundbreaking, beberapa lagi sudah mulai dibangun pondasinya.
Peresmian untuk yang sudah jadi rencananya digelar hari ini. Acaranya dipusatkan di Desa Gobah, Kabupaten Kampar, dan bakal dihadiri deretan nama penting. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, hingga Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto dan tentu saja Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, akan meresmikan proyek ini bersama-sama.
Dalam kesempatan terpisah, Kapolda Irjen Herry Heryawan menekankan soal semangat kebersamaan. Menurutnya, proyek semacam ini membuktikan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah bukanlah halangan mutlak, asalkan ada sinergi yang kuat dari berbagai pihak.
"Kami sangat apresiasi Yayasan 1011 Putra Peduli dan perusahaan-perusahaan yang terlibat. Kehadiran jembatan ini penting banget untuk mobilitas masyarakat," kata Herry.
Artikel Terkait
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR Tinjau Pelestarian Gajah Sumatera di Tesso Nilo
Pertumbuhan Kredit Perbankan Februari 2026 Capai 9,37%, Didorong Kredit Investasi
Lavrov Peringatkan Isu Palestina Terlupakan di Tengah Konflik Timur Tengah
Reza Rahadian Ungkap Penyebab Sulitnya Temukan Jodoh: Tak Kendalikan Akun Instagram Sendiri