Tujuannya, untuk mengidentifikasi senyawa kimia apa yang bisa menyebabkan luka bakar parah sekaligus merusak pakaian sedemikian rupa.
Di sisi lain, ada temuan lain yang diharap bisa mengungkap identitas pelaku. Polisi mendapati sebuah helm yang diduga ditinggalkan oleh para pelaku. Helm itu kini juga telah dikirim untuk pemeriksaan forensik yang lebih mendalam.
“Pada tanggal 15 Maret, kami kirim barang bukti helm itu ke Pusiden Bareskrim untuk cari sidik jari, dan ke Puslabfor untuk pemeriksaan DNA,” jelas Reynold.
Upaya penyelidikan kini berjalan dengan dua ujung: mengidentifikasi zat kimia mematikan itu, dan melacak jejak biologis pelaku. Semua mata tertuju pada hasil laboratorium yang diharap bisa membuka tabir kasus yang mengejutkan banyak pihak ini.
Artikel Terkait
Titiek Soeharto Soroti Akses Sekolah Saat Peresmian 110 Jembatan di Riau
Puncak Arus Mudik Mulai Terasa di Pelabuhan Merak
Bridgestone Ingatkan Mitos Perawatan Ban yang Berbahaya Jelang Mudik
110 Jembatan Merah Putih Presidi Diresmikan di Riau, Diapresiasi Titiek Soeharto