Rencana mudik keluarga Sulaiman (37) berakhir dengan kebingungan di pinggir jalan tol. Bersama istri dan dua anaknya, ia hendak menyambangi saudara di Sruwen, Kabupaten Semarang pertemuan yang sudah dinanti 13 tahun lamanya. Tapi, perjalanan dari Bekasi itu tak berjalan mulus.
Mereka justru diturunkan dari bus di ruas Tol Semarang-Solo, tepatnya di sekitar kilometer 457. Waktu itu baru pukul setengah sembilan pagi.
“Mereka pemudik yang hendak menuju Sruwen namun salah turun dari bus,” jelas Kompol Joko Winarno, Kabag Ren Polres Semarang.
Rupanya, Sulaiman mengira bus yang ditumpanginya akan melewati Jalur Arteri Sruwen. Setelah telepon dengan adiknya, barulah ia sadar: mereka harus turun. Sang adik berjanji menjemput dengan motor. Namun, begitu bus pergi, keluarga ini hanya bisa saling pandang. Mereka tak tahu pasti di mana posisi mereka sekarang. Sepi. Bingung.
Artikel Terkait
Titiek Soeharto Soroti Akses Sekolah Saat Peresmian 110 Jembatan di Riau
Puncak Arus Mudik Mulai Terasa di Pelabuhan Merak
Bridgestone Ingatkan Mitos Perawatan Ban yang Berbahaya Jelang Mudik
110 Jembatan Merah Putih Presidi Diresmikan di Riau, Diapresiasi Titiek Soeharto