Konflik yang meledak di kawasan Asia Barat ini, kalau dirunut, berawal dari serangan Israel dan AS terhadap Iran akhir Februari lalu. Serangan itu dikabarkan menewaskan lebih dari 1.200 orang di Iran. Gara-gara itulah, ketegangan memanas.
Iran pun tak tinggal diam. Mereka membalas dengan meluncurkan rudal dan drone, bukan cuma ke Israel, tapi juga ke sejumlah fasilitas AS yang tersebar di Arab Saudi, UEA, Irak, Bahrain, dan Kuwait. AS sendiri mengklaim tujuh pasukannya tewas dalam baku tembak ini.
Jadi, penutupan wilayah udara UEA ini bukan tanpa alasan. Ini adalah bentuk kewaspadaan tertinggi di tengah situasi yang benar-benar mencekam.
Artikel Terkait
BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi, Efisiensi Anggaran Capai Rp 5 Triliun
LPSK Berikan Perlindungan Resmi kepada Andrie Yunus Usai Disiram Air Keras
Riky Febriansyah Akui Pisah Rumah dengan Maissy Pramaisshela
BNN Musnahkan 34,2 Kg Sabu dan Ekstasi, Selamatkan 147 Ribu Potensi Penyalahguna