Suasana malam di Tepi Barat berubah jadi mencekam dalam sekejap. Pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah sebuah mobil yang membawa satu keluarga Palestina. Empat orang di dalamnya, termasuk dua bocah lelaki berusia lima dan tujuh tahun, meregang nyawa.
Menurut laporan CNN, insiden ini terjadi Senin (16/3/2026), usai mereka berbuka puasa. Mobil itu sedang melaju dalam perjalanan pulang.
Dari sisi militer Israel, ada dalih yang dikemukakan. Mereka mengaku merasa terancam oleh pergerakan kendaraan tersebut. Namun begitu, ini cuma satu dari sekian banyak insiden mematikan belakangan ini di wilayah pendudukan. Korban dari warga Palestina, entah di tangan tentara atau pemukim Israel, terus berjatuhan.
Cerita tragisnya dimulai dari kota Nablus. Ali Bani Odeh, 37 tahun, dan istrinya, Wa'ed (35), membawa keempat anak mereka yang masih kecil. Mereka hendak pulang.
Artikel Terkait
Mantan Pimpinan MPR/DPR Bahas Stabilitas dan Anggaran dalam Forum Kebangsaan
Israel Perpanjang Larangan Sekolah Tatap Muka Dua Hari Lagi, Waspadai Eskalasi dengan Iran
Analisis: Dinamika Politik Domestik dan Geopolitik Global dalam Ketegangan Iran-Israel-AS
HNW Dorong Indonesia Jadi Pelopor RUU Anti-Islamofobia