Nah, yang jadi pertanyaan sekarang: berapa banyak warga Palestina yang akan diizinkan lewat? Apakah kuotanya sama dengan pembukaan sebelumnya, atau justru lebih ketat? Laporan ini belum menjawabnya.
Perlu diingat, awal Maret lalu Israel sudah membuka penyeberangan Kerem Shalom khusus untuk bantuan kemanusiaan. Tapi waktu itu, Rafah tetap mereka pertahankan statusnya: tertutup.
Jadi, keputusan membuka Rafah walau terbatas ini tentu jadi perkembangan yang ditunggu. Bagaimanapun, gerbang ini punya arti penting bagi banyak keluarga yang terpisah.
Artikel Terkait
Anggota DPR Apresiasi Usulan WFH PNS untuk Efisiensi BBM, Minta Desain Jelas
Sistem Satu Arah Diterapkan di Limbangan Garut Antisipasi Macet Mudik
Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik dengan Program Mudik Bareng 2026
Persib dan Borneo FC Bermain Imbang 1-1 di Laga Tunda Super League