Nyaris sepuluh tahun lamanya, Jalan Teluk Leok di Rumbai Timur terbengkalai. Lubang di sana-sini, permukaannya tak karuan. Tapi akhirnya, warga yang sudah lama mengeluh bisa sedikit lega. Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mengaspal kembali ruas sepanjang 2,5 kilometer itu. Langkah ini diambil di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho, dan bagi banyak orang, ini adalah jawaban yang dinanti-nantikan.
Kondisi jalan sebelumnya memang parah. Bukan cuma mengganggu aktivitas sehari-hari, tapi juga membahayakan keselamatan pengendara. Makanya, begitu alat berat mulai beroperasi, sambutan hangat datang dari masyarakat. Aspirasi mereka, setelah bertahun-tahun seolah terpendam, kini mulai terwujud dalam bentuk kerja nyata.
Namun begitu, perhatian pemerintah kota tak hanya berhenti di Teluk Leok. Di Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Bina Widya, proses pengaspalan juga berjalan. Panjangnya bahkan lebih jauh, mencapai 2,9 kilometer. Ini jelas bagian dari komitmen lebih luas untuk menangani ruas-ruas jalan bermasalah yang kerap jadi bahan keluhan.
Bagi warga, dimulainya pekerjaan ini bukan sekadar perbaikan fisik. Ini dilihat sebagai bukti bahwa kepemimpinan Agung Nugroho membawa angin perubahan. Perubahan yang bisa mereka lihat dan rasakan langsung di lingkungan mereka.
Apresiasi pun datang dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Saleh Djasit, tokoh masyarakat Riau yang juga mantan Gubernur.
Artikel Terkait
Cuaca Ekstrem di Bandara Juanda Sebabkan 9 Penerbangan Delay dan 4 Dialihkan
Drone Serang Pangkasan AS-Italia di Kuwait, Fasilitas Hancur tapi Tak Ada Korban
VAR Batalkan Kemenangan Persib, Imbang 1-1 dengan Borneo FC di Samarinda
Tabrakan Minibus dan Truk di Jalur Mudik Garut, Tak Ada Korban Jiwa