BPJPH dan Lembaga Halal Perkuat Sinergi dalam Buka Puasa Bersama

- Minggu, 15 Maret 2026 | 14:15 WIB
BPJPH dan Lembaga Halal Perkuat Sinergi dalam Buka Puasa Bersama

Suasana Gedung BPJPH di Jakarta sore itu terasa hangat. Bukan cuma karena jelang waktu berbuka, tapi juga karena pertemuan para pelaku utama ekosistem halal nasional. Mereka berkumpul dalam acara buka puasa bersama yang digelar Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Hadir dalam kesempatan itu perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), LPPOM MUI, dan tentu saja Asosiasi Lembaga Pemeriksa Halal Indonesia (ALPHI).

Lebih dari sekadar silaturahmi Ramadan, acara ini jelas punya muatan strategis. Ia jadi wadah untuk memperkuat koordinasi, merajut ukhuwah, dan tentu saja, menyelaraskan langkah demi sistem jaminan halal yang makin solid.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan yang akrab disapa Babe Haikal ternyata hadir secara daring. Rupanya, ia sedang mendampingi Presiden dalam rapat kabinet di Istana Negara. Meski dari layar, pesannya terdengar jelas dan tegas.

"Mari kita bersatu bersama membangun ekosistem halal yang sehat di Indonesia, demi terwujudnya Halal Indonesia untuk masyarakat dunia."

Pernyataan itu ia sampaikan melalui keterangan tertulis pada Minggu (15/3/2026). Babe Haikal lantas mengajak semua pihak belajar dari sejarah. Menurutnya, Rasulullah SAW selalu membangun dialog, bahkan dengan mereka yang punya pandangan berbeda. Dari situlah kekuatan umat terbentuk.

“Nilai-nilai tersebut mengajarkan bahwa dialog dan persatuan menjadi kunci untuk membangun kejayaan,” ujarnya.

Ia pun menegaskan satu hal: membangun ekosistem halal tak mungkin bisa dilakukan sendirian. Butuh kolaborasi erat dari semua pemangku kepentingan.

“Kita semua memiliki peran penting. Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat antara pemerintah, ulama, lembaga pemeriksa halal, dan seluruh pemangku kepentingan, insya Allah penyelenggaraan jaminan produk halal di Indonesia dapat berjalan semakin baik.”

Gema serupa datang dari Muhammad Cholil Nafis, Ketua Badan Pengurus Harian DSN MUI. Ia menekankan pentingnya keselarasan. Meski peran tiap lembaga berbeda, tujuannya satu: memastikan kehalalan produk yang sampai ke tangan masyarakat.

“Acara ini memperkuat keakraban kita. Kita sama-sama mengawal jaminan produk halal yang beredar. Semangat dakwah harus terus dijaga, termasuk menjaga persatuan di antara auditor halal, pengawas halal, dan juga para ulama di Komisi Fatwa.”

Baginya, buka puasa bersama ini adalah simbol. Simbol bahwa semua elemen harus satu haluan, kompak, dan menjaga amanah umat bersama-sama.

Usai acara, beberapa tanggapan lain mengalir. Direktur Utama LPPOM, Muti Arintawati, berharap kerja sama dengan BPJPH bisa makin erat ke depannya. “Mudah-mudahan berbagai persoalan dapat diselesaikan bersama,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua ALPHI Elvina A Rahayu melihat momen ini sebagai penguat komunikasi. Ia yakin, kebersamaan seperti inilah yang akan mempercepat terwujudnya sistem jaminan halal yang bisa diandalkan, baik untuk Indonesia maupun dunia.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar