IHSG Pacu Kenaikan 67 Poin, NATO dan TRIN Jadi Bintang Pasar

- Kamis, 20 November 2025 | 12:12 WIB
IHSG Pacu Kenaikan 67 Poin, NATO dan TRIN Jadi Bintang Pasar

Pasar saham domestik hari ini ditutup dengan sentimen positif yang cukup menggembirakan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merangkak naik 67,815 poin, atau sekitar 0,81 persen, sehingga bertengger di level 8.474,392 pada sesi pertama perdagangan, Kamis (20/11). Kenaikan ini seolah memberi angin segar setelah beberapa hari diwarnai kehati-hatian.

Di sisi lain, pergerakan saham LQ45 juga tak kalah menarik, menguat 0,95 persen ke level 857,020. Dari papan pencatatan, terlihat 358 saham berhasil mencetak keuntungan, sementara 240 lainnya tercatat melemah. Ada pula 210 saham yang harganya cenderung datar, stagnan tanpa perubahan berarti.

Soal volume, aktivitas perdagangan terbilang cukup sibuk. Transaksi terjadi sebanyak 1,3 juta kali dengan volume perdagangan mencapai 19,39 miliar saham. Nilainya? Fantastis, sekitar Rp 10,26 triliun beredar di pasar siang tadi.

Nah, kalau mau lihat saham-saham yang jadi bintang hari ini, daftarnya cukup beragam. Surya Permata Andalan Tbk (NATO) melesat 30,41 persen, disusul oleh TRIN yang naik 22,50 persen. BUVA, JATI, dan KOKA juga tak mau ketinggalan, dengan kenaikan masing-masing 18,23 persen, 16,79 persen, dan 15,53 persen. Mereka inilah yang jadi mesin pendorong indeks siang tadi.

Tapi, ada sedikit ganjalan di sisi lain. Nilai tukar rupiah justru melemah tipis 17,50 poin terhadap dolar AS, berada di posisi Rp 14.497,50 menurut data Bloomberg. Pelemahan ini meski kecil, tetap jadi perhatian.

Bagaimana dengan bursa regional? Secara umum, Asia siang ini bergerak di zona hijau. Jepang memimpin dengan kenaikan hampir 3 persen, sementara Hong Kong, China, dan Singapura juga mencatatkan keuntungan meski lebih moderat. Tampaknya sentimen regional turut mendorong optimisme di dalam negeri.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar