"Nilainya itu Rp 3 juta, ya juga sebagai salah satu bentuk atensi kita kepada panjenengan sedaya (bapak ibu sekalian) yang sekarang ini tinggal di huntara," kata Agus Jabo. "Nanti Pak Wakil akan berkomunikasi dengan Kemensos supaya mengajukan usulan, terus meminta supaya ada dukungan untuk isi hunian rumah."
Di sisi lain, Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali menyambut baik langkah pemerintah pusat ini. Ia mengapresiasi bantuan yang datang tepat waktu. Saat ini, pembangunan huntara sudah berjalan sekitar 100 unit telah berdiri, dan 92 unit lagi akan segera menyusul.
"Kita masih ada 92 huntara yang insyaallah dalam waktu segera, nanti mungkin BNPB juga hari ini akan hadir tentunya, sehingga support dari pemerintah pusat, dari Kementerian Sosial ini tentu sangat berarti," kata Wakhid.
Ia menegaskan bahwa kehadiran dan kebijakan dari pusat sangat membantu proses pemulihan. Bukan sekadar bantuan material, tapi juga memberi semangat.
"Sangat membantu sekali untuk kemudian recovery, sehingga para korban terdampak ini bisa kemudian segera pulih kembali tentunya dari segala aspeknya. Sekali lagi terima kasih yang sebesar-besarnya," ujar Wakhid menambahkan.
Hari itu di pendopo, meski duka masih terasa, ada secercah harapan yang mencoba ditumbuhkan. Bantuan datang, proses pemulihan mulai terlihat, meski jalan yang harus ditempuh masih panjang.
Artikel Terkait
Korlantas: 25% Kendaraan Telah Tinggalkan Jakarta, Fatalitas Kecelakaan Turun 45%
KRI Canopus-936 Berangkat dari Jerman, Perkuat Kemampuan Pemetaan Laut Indonesia
Wakil Ketua MPR: Defisit APBN Bisa Tembus 4%, Pemerintah Diminta Utamakan Daya Beli
Razia Gabungan di Cibinong Sita 600 Botol Miras yang Disembunyikan di Warung