Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Dianiaya Pelajar Usai Bukber

- Minggu, 15 Maret 2026 | 12:00 WIB
Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Dianiaya Pelajar Usai Bukber

"Betul dugaan awal anak SMAN 5 dan 2 (perselisihan hingga berujung penganiayaan)," ucap Riki.

Di lokasi kejadian, warga sekitar tampak masih shock. Adi (40), salah seorang saksi, mengaku tidak tahu persis bagaimana semua ini bermula. Saat dia dan warga lain datang, semuanya sudah terlambat.

"Sudah tergeletak, sudah meninggal dunia," kata Adi.

Dari cerita yang dia dengar, korban dan teman-temannya baru saja pulang bukber. Rombongan mereka besar, puluhan motor datang dari arah Ciumbuleuit. Korban diduga ada di barisan belakang.

"Katanya habis bukber, anak-anak SMA 5 tuh berapa puluh motor nggak tahu ya, cuman dari arah Ciumbuleuit ya turun ke sini. Nah, katanya sih ada anak-anak SMA 2 di sini. Nggak tahu gimana kejadianya tiba-tiba langsung gini. Nggak tahu yang pertama menjadi konflik tuh siapa, nggak tahu. Nggak tahu SMAN 2-nya, nggak tahu SMAN 5-nya," ungkap Adi panjang lebar.

Adi menambahkan, tubuh korban ditemukan persis di bawah sebuah pohon besar di pinggir jalan. "Saya lihat, badannya sudah tergeletak," kenangnya.

Melihat keadaan itu, Adi segera menghubungi polisi. Tim Prabu Lodaya Presisi Polrestabes Bandung adalah yang pertama tiba, lalu disusul tim Inafis Satreskrim untuk olah TKP. Penyidikan terus berlanjut, sementara keluarga korban berduka.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar