Korlantas: Arus Lalu Lintas Masih Lancar di Hari Ketiga Operasi Ketupat 2026

- Minggu, 15 Maret 2026 | 15:40 WIB
Korlantas: Arus Lalu Lintas Masih Lancar di Hari Ketiga Operasi Ketupat 2026

Arus lalu lintas di hari ketiga Operasi Ketupat 2026 masih terpantau lancar. Kabar ini disampaikan langsung oleh Irjen Agus Suryonugroho, sang Kakorlantas Polri. Menurutnya, belum terlihat kepadatan yang berarti di sepanjang jalur utama.

“Kami laporkan kepada rekan-rekan bahwa arus lalu lintas saat ini cukup terkendali. Jadi belum nampak kepadatan,”

kata Agus dari Command Center PJR Korlantas Polri di Cikarang, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). Suaranya terdengar cukup tenang, mencerminkan situasi di lapangan.

Memang, ada satu titik yang ramai: Pelabuhan Gilimanuk. Antrean kendaraan menunggu kapal penyeberangan sempat memicu kepadatan. Namun begitu, Agus menegaskan bahwa hal ini sudah diantisipasi. Kemenhub disebut telah menyiapkan solusi untuk mengurai kemacetan di rute Ketapang-Gilimanuk itu.

“Yang di Gilimanuk memang ada kepadatan, tetapi sudah ada solusinya,” tuturnya singkat.

Sejauh ini, data menunjukkan sekitar seperempat kendaraan telah keluar dari Jakarta. Polisi, jelas Agus, tak cuma sekadar hadir. Mereka punya tugas besar: memastikan perjalanan pemudik aman dan nyaman, sejak berangkat hingga pulang nanti.

“Kami memastikan bahwa Operasi Ketupat, baik mudik dan balik, jadi berangkatnya dari rumah atau dari kantornya masing-masing untuk ke kampung halaman, itu dinyatakan pasti selamat dan aman sampai tujuan,” ucapnya.

“Ketemu masyarakat dan ketemu kampung halamannya juga harus aman. Kembalinya pun aman.”

Operasi Ketupat tahun ini digelar cukup panjang, selama dua pekan penuh dari 13 hingga 25 Maret 2026. Dengan tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’, operasi ini berusaha mewujudkan lebih dari sekadar arus lancar, tapi juga kebahagiaan di ujung perjalanan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar