Kondisi Andrie sendiri cukup serius. Ia mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh dan masih harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. LPSK mengaku telah berkoordinasi penuh dengan pihak rumah sakit soal penanganan medis ini.
Di sisi lain, upaya perlindungan terus diperluas. LPSK tak hanya berkoordinasi dengan Badan Pekerja KontraS, tapi juga menyiagakan pengawal untuk pengamanan fisik secara melekat. Mereka benar-benar menjaga.
Langkah selanjutnya? Asesmen awal sudah dilakukan bersama keluarga korban. Tujuannya sederhana: mengidentifikasi apa saja yang dibutuhkan untuk perlindungan jangka panjang Andrie Yunus ke depan. Semua ini berjalan, sementara penyelidikan atas teror air keras itu masih terus berlangsung.
Artikel Terkait
Pengantar Jenazah Amuk dan Tendang Bus Transjakarta di Tengah Kemacetan Depok
Pemberian Parsel Gibran ke Ahli Forensik Digital Rismon Picu Polemik
Kapolri Perintahkan Penyidikan Intensif Kasus Penyiraman Aktivis KontraS
Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Tangerang-Merak Naik 1,3%, Pengelola Beri Diskon 30%